JAKARTA, KOMPAS.com — Rapat darurat yang digelar di kediaman Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono diskors, Kamis (9/8/2018) siang. Belum ada keputusan yang diambil dalam rapat. Para elite Demokrat yang satu per satu meninggalkan kediaman SBY pun memilih bungkam saat diwawancarai awak media. " Dikerebutin begini banyak (wartawan), taunya enggak ada berita," kata Sekretaris Majelis Tinggi Partai Demokrat Amir Syamsuddin. Menurut Amir, rapat tersebut belum memutuskan apa pun terkait langkah Demokrat dalam menghadapi Pilpres 2019 yang pendaftarannya akan ditutup Jumat besok. "Saya sampaikan bahwa kami sepakat skors dan memang tidak ada hal yang layak (disampaikan). Kami skors," kata dia. Baca juga: Gerindra Berharap PKS, PAN, dan Demokrat Tetap Berkoalisi di Pilpres 2019 Amir juga enggan menjawab saat ditanya wartawan mengenai opsi-opsi apa saja yang dibahas dalam rapat. "Sekali lagi, jangan dipaksa saya memberikan pernyataan yang sebenarnya su...
Pancasila! Satu, Ketuhanan Yang Maha Esa Dua, Kemanusiaan yang Adil dan Beradab Tiga, Persatuan Indonesia Empat, Kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam permusyawaratan/perwakilan Lima, Keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia Bagi yang masih berada di bangku sekolah, hal ini sering diucapkan. Tiap upacara bendera, pemimpin upacara akan memimpin untuk melakukan pembacaan Pancasila bersama seluruh peserta upacara. Memang sebagai sebuah ideologi dasar negara Indonesia, Pancasila wajib untuk dipahami oleh semua warga negara Indonesia. Sebab ini merupakan dasar negara sekaligus pedoman dalam kehidupan berbangsa dan bertanah air. Asal Mula Kata Pancasila Kalau melihat dari asal katanya, nama Pancasila diambil dari bahasa Sansekerta. Panca artinya adalah lima, sedang sila artinya adalah asas atau prinsip. Dengan demikian berarti secara harafiah, Pancasila itu bisa diartikan “lima dasar”. Bahasa Sansekerta sendiri adalah bahasa Indo-Eropa yang tertua dan memil...
Selayarnews.com – Panitia Pengawas Pemilihan Umum (Panwaslu) Selayar gelar rapat koordinasi pengawasan partisipatif panwaslu Selayar. Hal tersebut dalam rangka pemilihan gubernur dan wakil gubernur tahun 2018, Pemilu legislatif 2019, Pemilihan Presiden dan wakil presiden 2019. Rapat dilaksanakan selama dua hari, mulai Senin tanggal 25 Desember sampai tanggal 26 Desember 2017 di Jl. Jend Ahmad Yani, Kepulauan Selayar, Sulawesi Selatan, (Sulsel) Senin (25/12/2017). Kegiatan tersebut merupakan langkah perspektif dari panitia terhadap kemungkinan adanya pelanggaran pilkada 2018 dan pemilu 2019. Turut hadir Kapolres selayar AKBP Syamsu Ridwan,Ketua Panwaslu Muh. Tahir ketua FKUB Andi Langke ketua FKUB, Para pengurus Ormas dan Media selayar dan total keseluruhan peserta 60 orang. Ketua Panwaslu Muh Tahir mengatakan ada kekhawatiran peraturan UU pemilu tidak sampai kepada titik bawah ,kita khawatir bahwa dalam proses pilkada terdapat indikasi pelanggaran dan kita memberikan pemahaman kep...
Comments
Post a Comment